Visual
Gunung
jelas, kabut 0-II kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis sedang hingga tebal dan tinggi 75-400 m di atas puncak kawah. Volume curah hujan 74 mm per hari.
Guguran
Teramati 29 kali guguran lava ke arah Barat Daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.
Kegempaan
159 Guguran
48 Hybrid/ Fase Banyak
1 Tektonik Jauh
6 Vulkanik Dangkal
1 Awan Panas Guguran
Deformasi
Laju rata-rata deformasi EDM Babadan sebesar -0.1 cm/hari
(dalam 15 hari terakhir)
REKOMENDASI
1.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor
selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai
Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara
meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif
dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2.
Data pemantauan menunjukan suplai magma masih berlangsung yang dapat
memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam potensi bahaya.
3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali